Showing posts with label PUISI. Show all posts
Showing posts with label PUISI. Show all posts

Thursday, 17 April 2014

PUISI CINTA TERLARANG

Puisi cinta yang indah akan memberi rasa takjub dan kagum akan makna dan penyusunan tatanan bahasa yang digunakan, baik  rima,  irama, matra ataupun penyusunan larik dan baitnya. walaupun membuat puisi cinta yang bagus dan indah tak mudah dan hasil nya itu pun relatif, ada yang bilang bagus ada juga sebaliknya: yang bilang jelek. Tapi disini akan saya coba hidangkan kumpulan puisi cinta, teruntuk sobat–sobat mutiarahati222.blogspot.com  yang  sedang mencari  kumpulan-kumpulan puisi bertema cinta. - See more at: http://mutiarahati222.blogspot.com

puisi cinta terlarang

 Ijinkan AKu hanya sedetik menatapmu
Meski hati ini tak seharusnya menyapa harapan
harapan indah untuk bersamamu
namun ijinkan aku menatapmu,
meski untuk yang terakhir kali

Ijinkan aku bertanya kepada Tuhan
kenapa cinta ini harus hadir
dan tertaut pada mu ?
inikah ujian hati? ataukah sekedar lelucon tuhan?

airmata ini menjadi kenangan terakhir tentangmu
satu - satunya hal yang akan tetap menemaniku
saat sendiri, saat kau tak lagi disisi,
saat kau tak bisa aku miliki,

terendap laraku,
laksana luka yang tergores dari pisau berkarat
kian lama kan kian bernanah
 aku takut dengan rinduku
tapi selalu menikmati rindu ini
aku cemas dengan kecemasanku
tapi aku teramat menghayati

Aku tau takan ada kebersamaan abadi untuk kami
tapi ijinkan satu detik saja
untuk menatapmu
untuk sekedar menyakinkanku
bahwa engkau bukanlah untukku

puisi perpisahan cinta

 seperti dipermainkan takdir
kenapa cinta harus hadir dalam hati
jika luka yang menjadi pengikat cerita kita
jika perpisahan  yang harus dirasa

Apakah cinta ini hanya sebuah fatamorgana
yang memaksa hati untuk merasa dahaga
haus akan kasih dan sayang
atau sekedar impian semu yang takan jadi nyata

Kau hadir membawa senyum
dan kau pergi membawa senyum
tinggalah air mata yang kau sisakan
dan kesedihan yang tak berkesudahan

masih ingatkah janji yang kau ihkrarkan
tentang impian yang dibalut kesetiaan
tentang cinta abadi yang terhias kasih sayang
tentang keindahan dalam naungan kebersamaan

kini janjimu kau bawa pergi
kau berikan luka yang kau tancapkan dihati
luka abadi yang menancap jiwa
berdarah darah merintih memperparah hasratnya

semoga sakit ini membuatmu tersenyum
semoga luka ini membawamu pada kebahagian
karena disni aku tetap berdoa
ada hal terindah
disetiap perpisahan

kata kata puisi cinta sejati  pendek dan singkat  tentang cinta untuk dijadikan sms

 Aku bahagia
 karena hanya memiliki satu hati,
karena  cukup satu hati
yang akan aku beri
teruntuk orang yang aku cintai 
 yaitu kamu
--------------------------------------------
 bunga rindu pada keharumannya
mentari rindu akan cahayanya
rembulan rindu pada malam2nya
dan aku rindu pada gadis
yang tersenyum membaca sms  ini
--------------------------------------------
 jangan bertanya bagaimana suatu bahasa diciptakan
karena takan ada jawabnya
jangan bertanya kenapa aku mencintaimu
karena hanya cintalah yang membuatku mencintaimu
--------------------------------------------
 masa lalu adalah kenangan kita
kini adalah tempat kita menyulam cinta
esok adalah impian agar kita selalu bersama selamanya
--------------------------------------------
 kita terlalu banyak meminta
sehingga lupa pada arti memberi
kita terlalu ingin dicintai
hingga lupa bagaimana indahnya mencintai
dan aku berharap
aku dapat mencintaimu
seperti ketika aku dicintai
- See more at: http://mutiarahati222.blogspot.com

PUISI CINTA

Puisi Cinta - Semua orang pernah merasakan jatuh cinta atau mengasihi kepada sesama, baik kepada orang tua, teman maupun kekasih. Cinta merupakan bahasa universal yang dimiliki oleh semua insan yang berada di muka bumi ini, bagi setiap kalangan. Dengan perasaan cinta, kita bisa mempererat suatu ikatan dan kebersamaan, maka dari itu tidak ada yang membedakan orang yang satu dengan orang lainnya jika didasari dengan perasaan cinta dan saling mengasihi. Sejatinya cinta juga bisa membuat seseorang merasa damai, bahkan menciptakan sebuah maha karya atas nama cinta, baik itu karya seni maupun karya sastra seperti halnya Puisi Cinta.

Puisi Cinta


Ketika kita berbicara mengenai puisi cinta mungkin kita sudah tidak asing lagi dengan beberapa penyair yang sangat terkenal sejak dulu hingga saat ini, seperti Kahlil Gibran. Kahlil Gibran merupakan salah satu penyair dan penulis ternama dari Amerika yang sudah menciptakan beberapa puisi bertemakan cinta yang sangat terkenal bahkan hingga saat ini. Beberapa Puisi Cinta karya Kahlil Gibran justru memberikan banyak referensi dan inspirasi bagi para penyair maupun masyarakat yang tertarik dengan karya sastra puisi ini. Puisi sendiri merupakan sebuah seni tertulis di mana bahasa yang digunakan  untuk kualitas estetikanya untuk tambahan.

Puisi Cinta


Untuk membuat sebuah karangan puisi memang tidak mudah, sebab perlu adanya penekanan pada segi estetik suatu bahasa dan penggunaan sengaja pengulangan, meter dan rima yang membedakan puisi dengan prosa. Terlebih lagi jika puisi bertemakan cinta, tentu kata-kata yang digunakan perlu diperhatikan agar terkesan indah dan menarik, maka dari itu dalam membuat puisi perlu adanya penyisipan majas yang akan membuat puisi semakin indah. Selain itu ada pula beberapa struktur fisik puisi yang perlu diketahui, seperti berikut:

  • Perwajahan puisi (tipografi), yaitu bentuk puisi seperti halaman yang tidak dipenuhi dengan kata-kata, tepi kanna-kiri, pengaturan barisnya, hingga baris puisi yang tidak selalu dimulai dengan huruf kapital dan diakhiri dengan tanda titik.
  • Diksi, yaitu pemilihan kata yang dilakukan oleh penyair dalam puisi yang dibuatnya.
  • Imaji, yaitu susunan kata yang dapat mengungkapkan pengalaman indrawi.
  • Kata konkret, yaitu kata yang dapat ditangkap dengan indera yang memungkinkan munculnya imaji.
  • Gaya bahasa, yaitu penggunaan bahasa yang dapat menghidupkan efek dan menimbulkan konotasi tertentu.
  • Rima/Irama, yaitu persamaan bunyi pada puisi, baik di awal, tengah, dan akhir baris puisi.


Setelah mengetahui beberapa struktur fisik puisi seperti diatas, mungkin untuk anda yang tertarik membuat Puisi Cinta namun masih bingung dengan kata dan kalimat yang perlu disampaikan, anda tidak perlu khawatir, sebab di bawah ini Garismiring.com akan memberikan informasi seputar Kumpulan Puisi Cinta yang dapat menjadi referensi untuk anda, seperti berikut.

DIRIMU YANG SATU 

oleh Dwi Melindawati 

Andai kau tahu
Apa isi hatiku ini? 
Apa yang ku rasakan saat ini? 

Jika kau bisa merasakan 
Ku mohon, balas rasa ini! 
Ku mohon ungkapkan rasa yang ada di hati mu! 

Andai kau tahu 
Hanya dirimulah yang ada di hati 
Hanya nama mu yang terukir di jiwa 
Hanya wajah mu yag ada di bayangan ku 

Dirimu yang satu 
Telah menebar cinta di hatiku 
Telah membagi rasa indah di hati 
Walau hanya aku yang merasakan 

Cinta itu timbul 
Saat ku lihat dirimu 
Dan tiba-tiba saja rasa itu timbul 
Di hati ku, karna hanya dirimu di hati 

RASA CINTAKU 

oleh Suci Novitasari 

Kau tiba-tiba hadir dan isi hatiku yang kosong 
Hanya kau yang ada dipikiranku sekarang 
Aku tak tau bagaimana caramu mengisi hatiku 
Engkau sungguh membuatku tak mengerti 
Rasanya hatiku jadi tak menentu 
Untukku kau sangat berharga 
Lihatlah diriku ini yang berjuang untuk cintamu 

Aku sangat mencintaimu 
Namun kau tak pernah sadari itu 
Walau perih hati ini 
Aku disini kan selalu setia menantimu 
Rasakanlah cintaku ini begitu besar untukmu 

KEABADIAN CINTA 


Aku hanya punya satu hati dan ini hanyalah untukmu 
Aku hanya punya satu cinta dan ini hanyalah untukmu 
Aku hanya punya satu kehidupan dan inipun hanyalah untukmu 

Waktu yang terus berputar takkan mampu menghapusnya hingga takdir sekalipun takkan bisa merubahnya 
Karena setiap asa yang kurasakan telah ku ukit di atas langit dan ku tanamkan di dalam bumi 
Agar kaupun tahu bahwa cinta ini abadi selamanya untukmu 

BIDADARI TANPA SAYAP 


Kelembutan hatinya membuatku terpana 
Melihat kehindahan Rembulan 
Sama seperti melihat keindahan wajahnya 

Sungguh kuat dia menghadapi ini semua 
Menghadapi keaadaannya yg begitu nyata 
Merasakan deritanya sendiri 

Dan mengukur penderitaan diatas mimpi 
Walau dia hanya Bidadari tanpa sayap 
Tapi kelembutan hatinyalah yang membuatku merasa seperti 
Berada di atas awan

PUISI CINTA ROMANTIS

Puisi Romantis - Sebuah karya sastra memang dapat bernilai tinggi, terlebih lagi jika karya sastra tersebut memiliki suatu yang menarik untuk diminati oleh masyarakat. Banyak jenis karya sastra yang telah lama beredar dan masih diminati hingga saat ini, contohnya puisi. Puisi sendiri merupakan sebuah seni tertulis di mana bahasa yang digunakan untuk kualitas estetikanya untuk tambahan, yang biasanya disisipkan dengan majas sehingga puisi tersebut lebih indah. Sejak zaman dahulu puisi sudah dibuat, bahkan beberapa penyair terkenal yang menciptakan puisi bertemakan cinta masih dikenang dan menjadi sumber inspirasi hingga saat ini, contohnya saja Kahlil Gibran.

Puisi Romantis


Puisi bertemakan cinta memang lebih dominan dan lebih banyak diminati oleh masyarakat. Sebab semua orang tentu pernah merasakan jatuh cinta atau saling mengasihi kepada sesama, baik kepada orang tua, teman dan kekasih. Ketika seseorang membaca sebuah puisi cinta, tentu kalimat yang akan tertulis adalah bahasa yang romantis dan mendayu-dayu, dan biasanya dikenal sebagai Puisi Romantis.

Puisi Romantis


Untuk membuat sebuah puisi dengan kalimat romantis yang sangat indah memang tidak mudah, maka diperlukan majas agar puisi terlihat lebih indah. Terlebih lagi jika kalimat yang digunakan adalah kata-kata cinta, harus disesuaikan dari kalimat satu dengan kalimat lainnya agar terkesan indah. Selain membuat sebuah Puisi Romantis, andapun sebaiknya mengetahui beberapa struktur fisik puisi yang perlu diperhatikan agar menjadi puisi yang indah, seperti berikut:

  • Tipografi atau perwajahan puisi yang merupakan bentuk puisi seperti halaman yang tidak dipenuhi dengan kata-kata, tepi kanan-kiri, pengaturan barisnya, hingga baris puisi yang tidak selalu dimulai dengan huruf kapital dan diakhiri dengan tanda titik.
  • Diksi yang merupakan pemilihan kata yang dilakukan oleh penyair dalam puisi yang dibuatnya.
  • Imaji yang merupakan susunan kata yang dapat mengungkapkan pengalaman indrawi.
  • Kata konkret yang merupakan kata yang dapat ditangkap dengan indera yang memungkinkan munculnya imaji.
  • Gaya bahasa yang merupakan penggunaan bahasa yang dapat menghidupkan efek dan menimbulkan konotasi tertentu.
  • Rima/Irama yang merupakan persamaan bunyi pada puisi, baik di awal, tengah dan akhir baris puisi.


Setelah mengetahui beberapa struktur fisik puisi, dapat membantu anda membuat Puisi Romantis yang sangat indah dan tertata rapi. Untuk anda yang tertarik membuat puisi bertemakan cinta, anda bisa membaca beberapa referensi yang akan Garismiring.com berikan secara lengkap, seperti berikut.

MENCINTAI ITU BUKAN BERARTI MEMILIKI 

Puisi JN 

Aku mencintai mu, 
seadanya diri mu tiada yang lain 
nama mu indah terpahat di dalam
hal ini... 

Aku mencintai mu.. 
bersama kerinduan tiada bertepi 
dari pagi yang indah hingga malam 
yang nyaman tiada terhitung rindu ini 

Aku mencintai mu, 
dari segala kelebihan mu 
dan dari segala kekurangan mu 

Aku mencintai mu, 
tiada yang dapat ku persembahkan 
tiada kata berkias seindah rembulan malam 
tiada kata berkias seindah terbitnya mentari.. 

Aku cintai mu, 
tanpa mengharap diri mu menjadi milik ku abadi.. 
kerana aku mencintai mu dengan, 
hati yang paling iklas..
hanya pada mu sayang! 

kerana ku tahu, 
Mencintai Itu Bukan Berarti Memiliki.. 
Dan Semoga cinta ku akan setia hanya pada mu.. 

CINTA SEJATI 

Puisi: Adelia Lintang Kirana 

Ku bangun istana cinta diatas setiaku 
Ku lindungi dindingnya dengan percayaku 
Ku hiasi semuanya dengan keihklasanku 
Ku rawat keteguhanya dengan ketulusanku 

Dan ku ciptakan kedamaian dengan kasih sayangku 
Andai takdir tak merenggutmu 
Andai ku bisa menjaga keabadian hidupmu 
Aku bukan Tuhan Yang Maha Mampu 
Mengendalikan semua apa yang ku mau 

Aku juga bukan malaikat penjagamu 
Yang slu menemanimu sepanjang waktu 
Ku hanya kasih dalam hatimu 
Cinta dalam hidupmu 

Rindu dalam nafasmu 
Yang kan tetap hidup dalam sanubarimu 

INGIN BERSAMAMU 

Puisi: Ressa Elia 

Aku tak prnah ingin melupakan dirimu. 
Apalagi benci. 
Sekian masa sekian cerita tlah kita lewati. 
Suka dan duka brsama. 
Sungguh berat untuk kulupakan. 

Sangat tak mungkin untuk benci. 
Karena kau sangat berkesan. 
Karena kau sangat mendalam. 
Percayalah kekasihku. 
Hanya satu kau kasihku. 

Dan hanya satu inginku. 
Hidup bersama denganmu. 

Sunday, 30 March 2014

Puisi Karya Amir Hamzah

Tengku Amir Hamzah

Amir Hamzah dilahirkan 28 Februari 1911. Akhir hidup putra Melayu ini sangat tragis. Ia
tewas dihukum pancung bukan karena kesalahan yang dilakukannya. Ketika itu, pada
dini hari 3 Maret 1946, segerombolan pemuda yang mengatasnamakan rakyat, menculik
Amir dan keluarganya. Sekitar 16 hari setelah penculikan, mayat Bangsawan Melayu --
yang ditunjuk sebagai Wakil Pemerintah Republik Indonesia untuk Langkat-- ini
ditemukan di Kuala Bingei, beberapa puluh kilometer dari Binjai.
Pujangga berhati lembut itu korban Revolusi Sosial di Sumatra Timur. Keluarga kerajaan
menjadi sasaran anak-anak muda yang terprovokasi ideologi antar kelas itu. Mereka
dianggap tidak berpihak kepada rakyat. Dalam buku berjudul Amir Hamzah, Raja Penyair
Pujangga Baru, menurut HB Jassin, di antara pemuda-pemuda yang berperan dalam Revolusi Sosial
tersebut, ada yang juga peminat sastra dan pengarang, yang mengenal Amir Hamzah sebagai penyair.
''Mungkin mereka merasa bersalah telah membiarkan atau tak mampu mencegah pembunuhan terjadi,'' tulis
Jassin. Pada 1975, Pemerintah Indonesia menganugerahi Amir Hamzah gelar Pahlawan Nasional.
Dijuluki HB Jassin sebagai Raja Penyair Pujangga Baru. Makamnya terletak di sebelah Masjid Raya Azizi,
Tanjung Pura, Langkat, Sumatra Utara.
Beberapa Karyanya :

BERDIRI AKU
Berdiri aku di senja senyap
Camar melayang menepis buih
Melayah bakau mengurai puncak
Berjulang datang ubur terkembang

Angin pulang menyeduk bumi
Menepuk teluk mengempas emas
Lari ke gunung memuncak sunyi
Berayun-ayun di atas alas.

Benang raja mencelup ujung
Naik marak mengerak corak
Elang leka sayap tergulung
dimabuk wama berarak-arak.

Dalam rupa maha sempuma
Rindu-sendu mengharu kalbu
Ingin datang merasa sentosa
Menyecap hidup bertentu tuju.


BUAH RINDU II
Datanglah engkau wahai maut
Lepaskan aku dan nestapa
Engkau lagi tempatku berpaut
Di waktu ini gelap gulita.

Kicau murai tiada merdu
Pada beta bujang Melayu
Himbau pungguk tiada merindu
Dalam telingaku seperti dahulu.

Tuan aduhai mega berarak
Yang melipud dewangga raya
Berhentilah tuan di atas teratak
Anak Langkat musyafir lata.

Sesa'at sekejap mata beta berpesan
Padamu tuan aduhai awan
Arah manatah tuan berjalan
Di negeri manatah tuan bertahan?

Sampaikan rinduku pada adinda
Bisikkan rayuanku pada juita
Liputi lututnya muda kencana
Serupa beta memeluk dia.

Ibu, konon jauh tanah Selindung
Tempat gadis duduk berjuntai
Bonda hajat hati memeluk gunung
apatah daya tangan ta' sampai.

Elang, Rajawali burung angkasa
Turunlah tuan barang sementara
Beta bertanya sepatah kata
Adakah tuan melihat adinda?

Mega telahku sapa
Margasatwa telahku tanya
Maut telahku puja
Tetapi adinda manatah dia !


DOA
Dengan apakah kubandingkan pertemuan kita, kekasihku?
Dengan senja samar sepoi, pada masa purnama meningkat naik, setelah
menghalaukan panas payah
terik.
Angin malam mengembus lemah, menyejuk badan, melambung rasa menayang pikir,
membawa angan ke bawah kursimu.
Hatiku terang menerima katamu, bagai bintang memasang lilinnya.
Kalbuku terbuka menunggu kasihmu, bagai sedap malam menyiarkan kelopak.
Aduh, kekasihku, isi hatiku dengan katamu, penuhi dadaku dengan cahayamu, biar
bersinar mataku sendu, biar berbinar
gelakku rayu!


HANYA SATU
Timbul niat dalam kalbumu.
Terbang hujan, ungkai badai
Terendam karam
Runtuh ripuk tamanmu rampak

Manusia kecil lintang pukang
Lari terbang jatuh duduk
Air naik tetap terus
Tumbang bungkar pokok purba

Terika riuh redam terbelam
Dalam gagap gempita guruh
Kilau kilat membelah gelap
Lidah api menjulang tinggi

Terapung naik Jung bertudung
Tempat berteduh nuh kekasihmu
Bebas lepas lelang lapang
Di tengah gelisah, swara sentosa

Bersemayam sempana di jemala gembala
Juriat julita bapaku iberahim
Keturunan intan dua cahaya
Pancaran putera berlainan bunda

Kini kami bertikai pangkai
Di antara dua, mana mutiara
Jauhari ahli lalai menilai
Lengah langsung melewat abad

Aduh kekasihku
padaku semua tiada berguna
Hanya satu kutunggu hasrat
Merasa dikau dekat rapat
Serpa musa di puncak tursina.


PADAMU JUA
Habis kikis
Segera cintaku hilang terbang
Pulang kembali aku padamu
Seperti dahulu

Kaulah kandil kemerlap
Pelita jendela di malam gelap
Melambai pulang perlahan
Sabar, setia selalu

Satu kekasihku
Aku manusia
Rindu rasa
Rindu rupa

Di mana engkau
Rupa tiada
Suara sayup
Hanya kata merangkai hati

Engkau cemburu
Engkau ganas
Mangsa aku dalam cakarmu
Bertukar tangkap dengan lepas

Nanar aku, gila sasar
Sayang berulang padamu jua
Engkau pelik menarik ingin
Serupa dara dibalik tirai

Kasihmu sunyi
Menunggu seorang diri
Lalu waktu - bukan giliranku
Matahari - bukan kawanku.


HANYUT AKU
Hanyut aku, kekasihku!
Hanyut aku!
Ulurkan tanganmu, tolong aku.
Sunyinya sekelilingku!
Tiada suara kasihan, tiada angin mendingin hati,
tiada air menolak ngelak.
Dahagaku kasihmu, hauskan bisikmu, mati aku
sebabkan diammu.
Langit menyerkap, air berlepas tangan, aku tenggelam.
Tenggelam dalam malam.
air diatas mendidih keras.
Bumi dibawah menolak keatas.
Mati aku, kekasihku, mati aku!


SUBUH
Kalau subuh kedengaran tabĂș
Semua sepi sunyi sekali
Bulan seorang tertawa terang
Bintang mutiara bermain cahaya
Terjaga aku tersentak duduk
Terdengar irama panggilan jaya
Naik gembira meremang roma
Terlihat panji terkibar dimuka.
Seketika teralpa;
Masuk bisik hembusan setan
Meredakan darah deber gemuruh
Menjatuhkan kelopak mata terbuka
Terbaring badanku tiada berkuasa
Tertutup mataku berat semata
Terbuka layar gelanggang angan
Terulik hatiku didalam kelam.
Tetapi hatiku, hatiku kecil
Tiada terlayang di awang dendang
Menangis ia bersuara seni
Ibadah panji tiada terdiri.


DOA POYANGKU
Poyangku rata meminta sama
Semoga sekali aku berdiri
memetik kecapi, kecapi firdausi
menampar rebana, rebana swarga
poyangku rata semua semata
penabuh bunyian turun –temurun
leka mereka karena suara
suara sunyi suling keramat
kini rebana di celah jariku
tari tamparku membangkit rindu
kucoba serentak genta gendering
memuji kekasihku di mercu lagu
aduh, kasih hatiku saying
alahai hatiku tiada bahagia
jari menari doa semata
tapi hatiku bercabang dua.


Insyaf
Segala kupinta tiada kauberi
Segala kutanya tiada kau sahuti
Butalah aku terdiri sendiri
Penuntun tiada memimpin jari

Maju mundur tiada berdaya
Sempit bumi dunia maya
Runtuh ripuk astana cuaca
Kureka gembira di lapangan dad

Buta tuli bisu kelu
Tertahan aku dimuka dewala
Tertegun aku di jalan buntu
Tertebas putus sutera sempana

Besar benar salah arahku
Hampir tertahan tumpah berkahmu
Hampir tertutup pintu restu
Gapura rahasia jalan bertemu

Insyaf diriku dera durhaka
Gugur tersungkur merenang mata:
Samar terdengar suwara suwarni
Sapur melipur merindu temu


Astana rela
Tiada bersua dalam dunia
Tiada mengapa hatiku sayang
Tiada dunia tempat selama
Layangkan angan meninggi awan

Jangan percaya hembusan dnia
Tilikan tajam mata kepala
Sungkumkan sujud hati sanubari

Mula segala tiada ada
Pertengahan masa kita bersua
Ketika cinta tiga bercerai ramai
Di waktu tertentu berpandang terang

Kalau kekasihmu hasratkan dikau
Restu sempana memangku daku
Tiba masa kita berdua
Berkaca bahagia di aiar mengalir

Bersama kita mematah buah
Sempana kerja dimuka dunia
Bunga cerca melayu lipu
Hanya bahagia tersenyum harum

Disitu baru kita berdua
Sama merasa, sama membaca
Tulisan cuaca rangkaian mutiara
Di Mahkota gapura astana rela.


Didalam kelam
Kembali lagi marak-sumarak
Jilat melonjak api penyuci
Dalam hatiku tumbuh jahanam
Terbuka neraka di lapangan swarga

Api melambai melengkung lurus
Merunta ria melidah belah
Menghangus debu mengitam belam
Buah tenaga bunga swarga

Hati firdusi segera sentosa
Murtad merentak melaut topan
Naik kabut mengarang awan
Menghalang cuaca nokta utama

berjalan aku didalam kelam
Terus lurus modal berhenti
Jantung dilebur dalam jahanam
Kerongkong hangus kering peteri

meminta aku kekasihku sayang:
Turunkan hujan embun rahmatmu
Biar padam api pembelian
Semoga pulih pokok percayaku


Ibuku Dehulu
Ibuku dehulu marah padaku
Dia ia tiada berkata
Akupun lalu merajuk pilu
Tiada perduli apa terjadi

Matanya terus mengawas daku
Walaupun bibirnya tiada berdera
Mukanya masam menahan sedan
Hatinya pedih karena lakuku

Terus aku berkesal hati
menurutkan setan mengacau-balau
Jurang celaka terpandang dimuka
Kusongsong juga-biar cedera

Bangkit ibu dipegangnya aku
Dirangkumnya serta dikuncupnya serta
Dahiku berapi pancaran neraka
Sejak sentosa turun ke kalbu

Demikian engkau : Ibu, bapa, kekasih pula
Berpadu dalam dirimu
Mengawas daku dalam dunia


Panji di Hadapanku
Kau kibarkan panji di hadapanku
HIjau jernih di ampu tongkat mutu

mutiara.
Dikananku berjalan, mengiring perlahan,

ridlamu rata, dua sebaya, putih, puitih,

penuh melimpah, kasih persih.
Gelap-gelap kami berempat, menunggununggu,

mendengar-dengar
suara sayang, panggilan-panjang, jatuhterjatuh,

melayang-layang.
Gelap-gelap kami berempat, meminta-minta,

memohon-mohon,
moga terbuka selimut kabut, pembungkus

halus
nokta utama
Jika nokta terbuk-raya
Jika kabut tersingkap semua
Cahaya ridla mengilau kedalam
Nur rindu memancar keluar.